selasa 4 agustus 2009, IKCC menyelanggarakan sebuah bedah buku berjudul MotivMagic dengan tema Baaimana mempengaruhi orang dengan magic pukul 18.30 sampai 21.00 WIB yang termasuk dalam rangkaian acara school contest III 2009. dalam bedah buku tesebut diulas buku berjudul MotivMagic dengan narasumber Boby Meidrie yang merupakan penulis dari buku tersebut.
buku MotivMagic sendiri di tulis oleh dua orang pengarang yaitu Boby Meidrie dan johannes Ariffin. di terbitkan oleh Visi Media. Boby meidrie adalah seorang motivator independen muda yang menulis sebuah buku lantaran ketidak sengajaan. dalam professinya sebagai seorang motivator, boby meidrie suatu ketika terpepet untuk memberikan sebuah motivasi terhadap kliennya. di tengah terpepetnya situasi tersebut Bobby ingat sewaktu kecil ia gemar bermain magic. boby coba mempraktekan triknya tersebut untuk memotivasi kliennya tersebut. dan ternyata hasilnya benar-benar luar biasa.
mendengar keberhasilan tersebut dan caranya yang unik, seorang teman memberikan saran kepada boby untuk menuangkan kemampuannya tersebut kedalam sebuah buku. saran tersebut di teruskan oleh penerbit dan meminta boby untuk menulis buku tebal, namun ia menolak dan lebih memilih menulis buku berukuran sedang, "lebih efisien dan murah", ujarnya
pada buku tersebut penulis berkeinginan menyampaikan dua ide utamannya, pertama penulis ingin menyampaikan bahwa magic merupakan sebuah seni guna menghibur orang lain dan sangatlah berbeda dengan dunia klinic dan sihir. menurutnya Tuhan telah menganugerahkan manusia investasi supaya manusia dapat memperoleh keuntungan di dunia, dan magic salah satu di antaranya.
di sisi lain penulis juga ingin menyampaikan bahwa magic pun dapat di gunakan untuk memotivasi orang, dengan magic seorang guru bisa memotivasi murid-muridnya dengan magic orang tua bisa memotivasi putra-putrinya dengan magic pula orang dapat memotivasi orang lain untuk memperoleh kesuksesan
di tengah-tengah bedah buku tersebut boby meidrie tak segan-segan bercengkrama dengan peserta bedah buku dan menampilkan beberapa trik sulap di sertai dengan bagi-bagi souvenir buku dan kaos menarik. tak hanyal antusiasme pengunjung pun tersudut pada bedah buku tersebut